WAKIL GUBERNUR JAWA TIMUR LEPAS TRANSMIGRAN KE PROVINSI KALIMANTAN UTARA

transmigran-jatim

Jatim Newsroom-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali memberangkatkan100 Kepala Keluarga (KK) transmigran ke kawasan Tanjung Buka, Bulungan, ProvinsiKalimantan Utara. Dengan keberangkatan ini, total pada tahun ini sebanyak 550 keluargatransmigrasi dari Jawa Timur yang diberangkatkan.

Saya berharap para transmigran ini berangkat dengan niat yang bulat dan tekad yang kuat sehingga bisa meraih kesuksesan di lokasi yang baru,” ujar Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf atau yang akrab dipanggil dengan sebutan Gus Ipul, usaimemberangkatkan para transmigran di Gedung Transito Dinas Tenaga Kerja Transmigrasidan Kependudukan Jawa Timur, Rabu (9/11).

Dia mengatakan, para transmigran merupakan pahlawan negara karena dengan sukarelabersedia untuk meninggalkan kemapanan infrastruktur di Jawa dan berpindah untukmembuka lahan dan memajukan daerah lain di pedalaman. “Saya menilai ini usaha untukmemajukan Indonesia, disamping juga memajukan keluarga tapi juga memajukan bangsa. Ini amal baik untuk hidup sejahtera,” terangnya.

Gus Ipul mencontohkan, banyak contoh sukses transmigran yang bisa ditiru, ada pulatransmigran menjadi kepala daerah setempat. Dalam hal ini, transmigran selain mampumensejahterakan dirinya dan keluarga juga mampu untuk mensejahterakan daerah lokasibaru.

“Ada dua hal yang bisa diambil dari program transmigrasi ini. Yaitu membantu persebaranpenduduk serta persebaran pertumbuhan ekonomi agar merata,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disnakertransduk Jawa Timur Sukardo mengatakan, transmigranyang kali ini diberangkatkan berjumlah 100 keluarga terdiri dari 309 jiwa.

Mereka ini selanjutnya dikirimkan ke kawasan Tanjung Buka, Bulungan, Kalimantan Utara. Mereka ini berasal dari 10 kabupaten/kota di Jawa Timur,” ujarnya.

Para transmigran yang diberangkatkan  ini, diantaranya dari Madiun 15 KK, Magetan 10 KK, Ponorogo 10 KK, Malang 5 KK, Lumajang 6 KK; Kediri 4 KK, Nganjuk 10 KK, Ngawi 30 KK, Tulungagung 5 KK, dan Pacitan 5 KK.

Di Bulungan, katanya, para transmigran ini akan bergabung dengan ratusan transmigranasal Jawa Timur yang sejak tahun 2012 secara bertahap juga telah ditempatkan dikawasan itu.

“Di Bulungan itu luar biasa karena sejak ada transmigran di sana, tahun ini surplus berashingga 350 ton. Kemarin sampai kewalahan akhirnya surplus beras di beli oleh para PNSdi Bulungan,” kata Sukardo.

Sementara itu, terangnya, hingga saat ini minat transmigran ternyata masih cukup tinggi. Dari catatan Disnakertransduk hingga saat ini masih ada 2.859 KK yang mengantre untukmenunggu diberangkatkan transmigrasi.

Jika satu tahun hanya 550 orang yang berangkat berarti ini ada antrean 6-7 tahun untukberangkat. Kami sudah berkoordinasi dengan pusat agar anggaran ditambah sehinggaantrean tidak lagi panjang,” paparnya. (ris)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *